Berani mengakui kesalahan

Berani mengaku salah dan berani berbuat benar dua karakter dasar yg mesti diterapkan sejak dini. Keduanya bisa dilakukan jika tiap santri dikenalkan berpikir kritis. Tidak cukup mangandalkan perasaan, tidak pula cukup dgn data, perlu analisa, siap menanggung resiko, pandai ambil hikmah serta kreatif dan tidak ketinggalan keyakinan. Sehingga kesadaran untuk terus meningkatkan kualitas diri tumbuh sesuai usianya.

Santriwati mendapatkan sesi pengembangan diri dengan model simulasi yang menarik, meski dilakukan dengan simulasi esensi nilai yang ingin ditanamkan menjadikan santriwati belajar dari prosesnya yang bisa diterapkan dalam keseharian di Pesantren dan di rumah.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *