MUḤAMMAD BIN MUSA AL-KHAWARIZMI : MATEMATIKAWAN MUSLIM YANG SANGAT MENDUNIA

Oleh : Yazid Fathoni, S.Pd. (Guru Matematika SMA ABS)

Pada awalnya matematika berasal dari zaman mesir kuno (sekitar 3000-1600 SM). Munculnya ilmu matematika dimulai dari menemukan bilangan. Bilangan ini sebagai solusi dari manusia pada zaman dahulu untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Ilmu pengetahuan pun tersebar sampai ke tanah Arab melalui jalur perdagangan. Salah satu jalan yang legendaris sebagai jalur perdagangan antara China dan Roma, yaitu Jalan Sutra di Khorasan, sebuah provinsi di timur Persia. Pada tahun 780 Masehi di Khorasan, lahirlah seorang matematikawan muslim yang sangat berpengaruh di dunia, yaitu Muḥammad bin Musa al-Khawarizmi yang lebih dikenal dengan Al-Khawarizmi (Bapak Aljabar).

Muḥammad bin Musa al-Khawarizmi adalah seorang ahli matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm (Sekarang Khiva, Uzbekistan) pada masa kekuasaan Bani Abbasiyyah  dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad, Irak. Gelar beliau adalah Abu ‘Abdullah atau Abu Ja’far. Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di sekolah kehormatan Baghdad. Sama seperti rekan-rekan ilmuwannya, saat muda Al-Khawarizmi harus bekerja menerjemahkan teks yunani dan india kuno. Dari buku besar india pada bidang matematika, muncullah ide Al-Khawarizmi untuk mengembangkan ide nol (zero) sebagai nomor. Hal ini membuka dunia baru bagi matematika. Dengan sistem nomor 0 sampai 9, Al-Khawarizmi mampu mengembangkan aljabar, yang awalnya digunakan untuk menghitung hukum waris Islam.

Al-kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala (830 M) adalah buku pertama yang ditulis oleh Al-Khawariz mi berisi tentang solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Al-Khawarizmi adalah orang pertama yang menggunakan kalimat aljabar, suatu ilmu yang terkenal hingga sekarang dengan nama itu, sehingga ia disebut sebagai “Bapak Aljabar”. Kata “aljabar” berasal dari kata “al-jabr”, satu dari dua operasi matematika untuk menyelesaikan notasi kuadrat. AlJabar merupakan cabang dari aritmatika (ilmu hisab), yang mencoba untuk mengetahui nilai sesuatu yang belum diketahui melalui data-data yang telah diketahui asal ada hubungan di antara mereka yang memerlukannya. Selain aljabar, dalam Islam dikenal pula istilah ilmu “hisab” (aritmatika) dan “handasah” (geometri).

Dalam Al-kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala diberikan penyelesaian persamaan linear dan kuadrat dengan menyederhanakan persaman menjadi salah satu dari enam bentuk standar, yaitu:

(keterangan:b dan c adalah bilangan bulat positif)

  1. Kuadrat sama dengan akar (αχ² = bχ)
  2. Kuadrat sama dengan bilangan konstanta (αχ² = c)
  3. Akar sama dengan konstanta (bχ = c)
  4. Kuadrat dan akar sama dengan konstanta (αχ² + bχ=c)
  5. Kuadrat dan konstanta sama dengan akar (αχ² + c= bχ)
  6. Konstanta dan akar sama dengan kuadrat (bχ + c = αχ²)

Dengan membagi koefisien dari kuadrat dan menggunakan dua operasi aljabar (proses memindahkan unit negatif, akar, dan kuadrat dari notasi dengan menggunakan nilai yang sama di kedua sisi).

Al-Khawarizmi tidak hanya berkontribusi pada ilmu eksakta, tapi juga dalam kebahasaan, astronomi, astrologi, dan geografi. Karya lain yang dihasilkan oleh Al-Khawarizmi adalah Shurah al-Ardh (buku Pemandangan Dunia atau Bumi). Buku ini membahas mengenai bentuk bumi yang menjadi dasar ilmu bumi Arab. Al-Khawarizmi menulis buku ini berdasarkan pendekatan geografi yang ditulis oleh Ptolemeus yang menjelaskan secara lengkap daftar dengan garis lintang dan bujur untuk 2.402 daerah, pegunungan, laut, pulau-pulau, wilayah geografis, dan sungai yang menjadi dasar pembuatan peta dunia.

 

Referensi

Muhtar, F. (2014). Abu Abdullah Ibn Musa Al-Khawarizmi (Pelopor Matematika dalam Islam). Jurnal Beta, Vol. 7, No. 2. 82-97.

Setiawan, H.R. Kontribusi Al-Khawarizmi dalam Perkembangan Ilmu Astronomi. Diakses dari https://media.neliti.com/media/publications/268347-kontribusi-al-khawarizmi-dalam-perkemban-c2678d5a.pdf

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *