PENALARAN MORAL SEORANG MUSLIM DALAM MASA PANDEMI (bag.3)

Kedudukan Al-qur’an bagi umat Islam adalah sebagai ajaran yang berkepentingan untuk membina sikap moral yang benar bagi tidakan manusia. Tindakan yang benar, apakah itu tindakan politik, sosial, ataupun keagamaan dipandang Al-qur’an sebagai ibadah atau pengabdian kepada Tuhan. Karena itu, Al-qur’an menekankan moral dan faktor psikologis yang membentuk kerangka berpikir yang benar dalam melandasi tindakan (Asrifaen, 2018). Hal ini sekaligus memberi petunjuk pada kita bahwa ajaran di dalam Al-qur’an berfungsi sebagai struktur atau kerangka berpikir sebelum seorang muslim melakukan suatu tindakan atau menunjukkan suatu sikap.

Penalaran moral juga merupakan proses dimana seseorang memilih suatu tindakan terbaik secara moral (Rest & Narvaez dalam Widiarti 2003). Oleh sebab itu, Penalaran moral seorang muslim di masa pandemi, seyogianya berpijak pada moral knowledge (pengetahuan moral) yang bersumber dari Al- Qur’an, sebagai panduan dalam Agama Islam. Prinsip-prinsip moral yang terkadungdalam ayat-ayat  Al-qur’an telah banyak diteliti dan menunjukkan hasil penelitian yang mengarah pada terdapat nilai-nilai moral yang bernilai universal dan bisa dipelajari serta dijadikan sebagai pengetahuan moral (moral knowledge) dalam masa perkembangan seorang muslim. Selain itu, untuk mencapai tahap perkembangan moral tertinggi, Kohlberg dalam Barger (Widiarti, 2003) menjelaskan bahwa individu dapat meningkat melalui suatu tahapan ke tahapan perkembangan moral selanjutnya pada suatu waktu. Untuk itu, penting untuk orang-orang tersebut diperlihatkan dilema-dilema moral untuk diskusi yang akan membantu mereka melihat alasan-alasan moral pada tahap yang lebih tinggi dan mendorong perkembangan moralnya. Dari pernyataan tersebut, diskusi terkait dilema-dilema moral akan membantu seseorang, dalam hal ini seorang muslim untuk mengungkapkan alasan-alasan moral, sekaligus memperoleh pemahaman secara komprehensif dari rasionalitas moral yang mereka sampaikan dan mereka terima dari teman diskusinya. Hal tersebut akan mendorong pada perkembangan moral pada tahap selanjutnya.

Muara dari penggunaan prinsip-prinsip moral yang terdapat al-qur’an yang memiliki nilai-nilai moral universal serta dilakukannya diskusi-diskusi terkait dilema-dilema moral yang muncul saat masa pandemi ini, adalah terbentuknya penalaran moral yang dilandasi oleh moral knowledge (pengetahuan moral) yang benar dan bernilai universal, serta terjadinya pertumbuhan dalam tahapan moral seorang muslim ke arah tahapan perkembangan moral tertinggi. Sehingga ia mampu membuat penilaian moral (moral judgement) dan sikap moral (moral behavior) yang terbaik dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang ada di masa pandemi ini.

__________

Bag 1 , Bag 2, Bag 3

 

DAFTAR PUSTAKA

Budiono AP. 2016. Teori Perkembangan Moral Menurut Kohlberg. http://apbudiyono.blogspot.com
Cambridge Dictionary. 2021. Meaning of Moral. http://dictionary.cambridge.org
Francis B Kathryn and McNabb Carolyn. 2020 Moral Decicion Making During COVID-19, Moral
Judgement, Moralisation & Everyday Behavior. UK: University of Bradford & University of Reading.
Nida, Fatma Laili K. 2013. Intervensi Teori Perkembangan Moral Lawrence Kohlberg Dalam Dinamika
Pendidikan Karakter. Jawa Tengah: STAIN Kudus.
Putri, Alifia Fernanda. 2019. Pentingnya Orang Dewasa Menyelesaikan Tugas Perkembangannya.
SCHOULID: Indoensian Journal of School Councelling (2019), 3 (2), 35-40. ISBN (Elektronik) 2548-3226.
Widiarti, Pratiwi Wahyu. 2003. Orientasi Moral Keadilan dan Orientasi Moral Kepedulian: Suatu
Kecenderungan Perbedaan Antara Pnelaran Moral Laki-laki dan Perempuan Berbeda. Yogyakarta:
Cakrawala Pendidikan.
Wiramihardja, Sutardjo A. 2009. Pengantar Filsafat: Sistematika dan Sejarah Filsafat Logika dan Filsafat
Ilmu (Epistemologi) Metafisika dan Filsafat Manusia Aksiologi. Bandung: PT Refika Aditama.