Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Lembaga Pendidikan.

Oleh : Inding U Supriatna, MM.Pd / Sekretaris ‘Aisyiyah Boarding School Bandung

Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu unsur yang sangat penting dari sebuah lembaga pendidikan. SDM berfungsi sebagai pemikir, perencana, penggerak, pelangsung dan penyempurna untuk mencapai tujuan lembaga pendidikan.

Maju dan tidaknya suatu lembaga pendidikan salah satunya ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. SDM memiliki kemampuan unuk mengelola seluruh komponen yang dimiliki lembaga pendidikan seperti ; mengelola kurikulum dan sistem pembelajaran,  mengelola sarana dan prasarana, mengelola lingkungan, mengelola sosial dan budaya, juga mengelola pembiayaan.

Selain menciptakan SDM yang unggul dibutuhkan pula SDM yang sehat dan kuat. sebab jika SDM nya lemah dapat dipastikan etos kerjanya juga akan rendah.

Jika SDM di lembaga pendidikan mempunyai kualitas yang sangat tinggi sudah dapat dipastikan bahwa lembaga pendidikan tersebut akan tumbuh, berkembang  dan maju. Oleh sebab itu SDM yang unggul, sehat dan kuat harus diciptakan oleh lembaga pendidikan mulai dari rekrutmen sampai ke penempatan.

 

Untuk menciptakan SDM yang unggul, lembaga pendidikan harus mampu membangun sistem pengelolaan SDM yang mampu mewujudkan pribadi yang berintegritas, dedikasi, loyalitas dan insan yang bertakwa. Untuk mewujudkan hal tersebut membina dan menggerakan potensi SDM merupakan salah satu kunci dalam sistem untuk mengembangkan SDM unggul, oleh sebab itu maka lembaga pendidikan harus memberikan hak pembinaan; pendidikan dan pelatihan setiap tenaga pendidik dan kependidikan yang dimiliki.

Jika SDM sudah unggul, kuat dan sehat maka akan menghasilkan produk cipta, rasa, dan karya yang akan memajukan dirinya sendiri yang berdampak besar bagi lembaga pendidikan

Pembinaan dapat dibagi beberapa jenjang, ada pembinaan yang bersipat harian, mingguan, bulanan, triwulan / semesteran dan tahunan;

  1. Pembinaan yang sipatnya harian dilakukan dengan mewajibkan shalat berjamaah di masjid dan membaca al qur’an.
  2. Pembinaan mingguan dilakukan dengan cara kajian bedah kitab/buku.
  3. Pembinaan bulanan pengajian pembinaan dari para ahli di bidang terkait.
  4. Pembinaan triwulan dan atau semesteran dengan cara pendidikan dan pelatihan (diklat) yang bekerjasama dengan lembaga lain sesuai dengan kebutuhan.
  5. Pembinaan tahunan dengan diberikannya penghargaan kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan atas karyanya.

Selain menciptakan SDM yang unggul dibutuhkan pula SDM yang sehat dan kuat. sebab jika SDM nya lemah dapat dipastikan etos kerjanya juga akan rendah. Dalam posisi ini lembaga pendidikan seharus memberikan jaminan pemenuhan kebutuhan pokok berupa pangan, dan memberikan jaminan kesehatan kepada setiap tenaga pendidik dan kependidikan. Hal ini bertujuan supaya SDM tersebut mampu mengoptimalkan kemampuan berpikirnya, rasanya, dan karyanya untuk perkembangan kemajuan lembaga pendidikan.

Jika SDM sudah unggul, kuat dan sehat maka akan menghasilkan produk cipta, rasa, dan karya yang akan memajukan dirinya sendiri yang berdampak besar bagi lembaga pendidikan bahkan tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat, ummat, bangsa dan negara.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *