Bagaimana Kita Menjadi Seorang Pendidik?

“Bagaimana kita menjadi seorang pendidik?” pertanyaan itu dilontarkan Bunda Ia Kurniati pada pembinaan bulanan civitas Aisyiyah Boarding School. Sejurus kemudian beliau memaparkan tantangan-tantangan sebagai seorang pendidik saat ini. Kemudian menegaskan kembali bahwa semua yang berada di lembaga Pendidikan dengan peran dan tugasnya merupakan seorang pendidik, sehingga apa yang dikerjakannya merupakan pelayanan dalam rangka mendidik. Selain itu dipaparkan juga pentingnya mempunyai sikap melayani dalam arti luas, yaitu dalam rangka proses pendidikan santriwati selama berada di Asiyiyah Boarding School.

Pertemuan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, seperti yang diungkapkan Ustadz Uci Tarmana bagaimana ketika menghadapi situasi yang cukup sulit ketika santriwati “malas” belajar di kelas. Selain itu ada juga pertanyaan mengenai bagaimana pembinaan yang tepat, terutama menghadapi sikap anak yang bermacam-macam. Dalam diskusi ini kembali Bunda Ia menekankan pentingnya melayani dengan sepenuh hati, dengan akhlakul karimah, dan menyadari bahwa seorang pendidik akan terus menemukan tantangan yang tidak diajarkan cara menghadapinya dibangku kuliah. Sehingga menuntut dirinya agar terus belajar dari pengalaman dan melakukan perubahan-perubahan.

Acara pembinaan bulanan ini ditutup dengan penyampaian apresiasi kepada Civitas Aisyiyah Boarding School Teladan untuk bulan Februari yaitu Ustadz Ridha Galih mewakili SMA, Ustzh. Nurul Fitri mewakili SMP, Ustzh. Ai Siti Munawaroh untuk Admin, Ustzh. Lena Mardiana sebagai Musyrifah, Bapak Holidin untuk Dapur dan Bapak Wawan Handria Tim 5R. Apresiasi bulanan ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus mengembangkan diri dengan berkhidmat di Aisyiyah Boarding School Bandung.

———

Penulis : Adi Firmansyah

Editor : @aisyiyahschool.bdg

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *