Milad 105 Tahun Aisyiyah

Aisyiyah telah jauh melangkah melampaui zamannya, semangat yang telah ditanam sejak pendiriannya oleh Kh. Ahmad Dahlan yang bercita-cita menempatkan wanita pada kedudukan sejatinya. Wanita bukan sekedar pelengkap yang tidak berdaya apa-apa, namun dapat menjadi penggenap yang sejajar untuk membangun sebuah peradaban. Disinilah arti penting Aisyiyah pada abad ke dua dengan berbagai karyanya membangun peradaban di Indonesia.

Frobel Aisyiyah yang didirikan pada tahun 1919 merupakan salah satu yang pertama dan tertua di Indonesia. Frobel diambil dari nama salah satu tokoh pendidikan anak pada masa itu yaitu Friedrick Wilhelm August Frobel (1782-1852) yang memprakarsai pendidikan usia dini yang kini dikenal sebagai taman kanak-kanak. Hal ini menunjukan peran Aisyah untuk menyiapkan generasi yang baik sejak awal melalui lembaga pendidikan. Tidak cukup sampai disana, Aisyiyah pun mendirikan berbagai lembaga pendidikan lainnya mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Di usianya ke-105 tahun kiprah ‘Aisyiyah Jabar sudah tersebar di berbagai daerah. Saat ini ‘Aisyiyah telah memiliki amal usaha diantaranya 220 TK ABA, 4 SD, 2 SMP, 1 SMA, SLB di Tasyikmalaya dan 1 Perguruan Tinggi Stikes ‘Aisyiyah Bandung.

Sambutan Ibu Ia Kurniawati Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat

Di Jawa Barat Aisiyah telah mendirikan Aisyiyah Boarding School Bandung, sekolah khusus perempuan untuk jenjang SMP dan SMA dengan model pendidikan pesantren untuk menyiapkan generasi masa depan. Selain itu  telah berdiri STIKES Aisyiyah yang akan bertransformasi menjadi Universitas Aisyiyah (UNISA) Jawa Barat.  Ia Kurniawati dalam sambutannya selaku ketua Aisyiyah Jawa Barat menyebutkan bahwa UNISA merupakan Universitas ke tiga di Dunia yang didirikan oleh organisasi perempuan, dan merupakan salah satu karya nyata Aisyiyah.

Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat beserta Sesepuh dan Santriwati Aisyiyah Boarding School Bandung

Pada Sabtu (14/9), di Gedung Sate Bandung Pimpinan Aisyiyah Jawa Barat melaksanakan kegiatan milad yang dihadiri Pimpinan Aisyiyah Daerah se-Jawa Barat  beserta para tamu undangan, dan Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat. Dalam sambutannya Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil ini menuturkan bahwa dirinya merupakan alumni TK Aisyiyah. Sangat menyambut baik program-program Aisyiyah dan diharapkan bisa bersinergi dengan program Gubernur. Selain itu Ridwan Kamil mengajak Aisyiyah untuk turut membangun gerakan anti hoax di kalangan ibu-ibu.

Tim Angklung Harmonia Aisyiyah

Asiyiyah Boarding School turut serta dalam acara milad ini dengan menjadi pengisi acara dengan membawakan harmoniamusik angklung. Yang dimainkan oleh santriwati Aisyiyah dengan membawakan lagu-lagu poluler dan pergelaran ini mendapat sambutan yang meriah dari hadirin.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *