Panen Perdana Kangkung Hidroponik di ABS

Setelah diresmikan pada 1 Februari 2021 untuk program Pengembangan Ekonomi Produktif Pesantren, Senin, 1 Maret 2021 Bidang Ekonomi ABS melaksanakan panen perdana kangkung hidroponik bertempat di Aisyiyah Boarding School Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan ekonomi produktif pesantren.  Unit Bisnis dan pengembangan ekonomi ABS saat ini menggunakan sistem hidroponik untuk tanaman dan budi daya ikan dengan sistem sirkulasi air.

Sistem hidroponik dipilih karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan bertani secara konvensional. Diantaranya adalah pemeliharaan yang mudah, tidak memerlukan banyak tenaga, tanaman tumbuh lebih cepat, dan bebas dari zat-zat kimia seperti pestisida sehingga aman untuk dikonsumsi. Dengan pengelolaan yang intensif, hasil produksi yang berkelanjutan, dengan harga jual yang cukup bersaing, menjadi potensi ekonomi yang sangat bagus untuk pesantren ABS.

Dede Kurniawan mudir ABS mengutarakan, “Diantara segudang manfaat kangkung dengan kandungan vitamin C nya adalah mencegah penyakit lain akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh. Maka panen kangkung kali ini sangat berguna sebagai salah satu usaha penunjang kesehatan disaat pandemi tentu disamping manfaat ekonomis bagi pesantren”.

Kangkung yang dipanen akan dikirimkan langsung kepada konsumen yang telah memesan secara pre order beberapa hari sebelumnya. Pengelolaan siklus bisnis (penjualan dan pemesanan produk)  dilakukan oleh koperasi pesantren ABS. Hasil panen sedikit demi sedikit akan terus ditingkatkan kuantitasnya secara bertahap dengan membuka instalasi hidroponik pada lahan yang lebih luas.

Selain itu, dari keuntungan yang diperoleh akan disisihkan untuk program sosial yang dikelola oleh Lembaga Zakat Muhammadiyah (LAZISMU) Kantor layanan ‘Aisyiyah Boarding School Bandung dalam bentuk Beasiswa Mentari. Beasiswa ini akan diberikan kepada santriwati ABS yang berprestasi, Hafidz dan banyak lagi. Oleh karena itu ada dua kebaikan dari program pemberdayaan ekonomi pesantren ini, pertama adalah kemandirian pesantren dalam ekonomi, kedua aspek sosial.

_____________________