PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SUPERVISI IPA KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS OLEH P4TKIPA

Oleh : Suryana Andri, S.Pd

Kepala Sekolah ‘Aisyiyah Boarding School Bandung berkesempatan mengikuti kegitana yang diselenggarakan oleh PPPPTK IPA yaitu Diklat Supervisi Pembelajaran IPA Jenjang SD, SMP dan SMA Angkatan 3 yang dilaksanakan di Prime Plaza Hotel Purwakarta, tanggal 19 s.d. 23 Oktober 2020.

Dalam rangka peningkatan kompetensi dalam pembelajaran disekolah, performa pendidik baik dalam berkas, performance maupun assessment yang diberikan merupakan penentu keberjalanan pendidikan di sekolah. Dalam usaha sadar mewujudkan perbaikan dalam segi pendidikan, peran serta kepala sekolah sebagai supervisor sangan penting dalam menjaga rule pendidikan di sekolah. Oleh karena itu, proses supervisi merupakan salah satu cara dalam mengontrol dan mangarahkan alur pendidikan yang diselenggarakan disekolah.

Seorang kepala sekolah sebagai tenaga profesional hendaklah berusaha mengembangkan kompetensi dan kariernya. Karier seorang kepala sekolah dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan, misalnya kegiatan pendidikan dan pelatihan. Melalui kegiatan tersebut pengetahuan dan keterampilannya akan selalu berkembang sehingga layanan yang diberikan kepada peserta didik adalah layanan yang semakin berkualitas.

Tugas seorang kepala sekolah yang profesional tidak hanya dituntut untuk memiliki kinerja yang baik dalam melaksanakan peranan dalam personal, sosial, profesional, manajer dan administrator saja melainkan juga harus melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan salah satunya yakni dibidang supervisi.

Kegiatan pengembangan diri bisa dilakukan melalui dua kegiatan yaitu diklat fungsional dan kegiatan pelatihan. Semua kegiatan yang dilakukan oleh kepala sekolah di kelompok kerja atau MKKS termasuk ke dalam kegiatan kolektif guru sedangkan kegiatan lain di luar MKKS termasuk ke dalam diklat fungsional.

Seorang kepalasekolah yang melaksanakan pengembangan diri atau kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan lainnya di samping akan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai seorang kepala sekolah, juga mendapat pengalaman dalam pelaksanaan fungsi supervisi disekolah.

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Supervisi IPA untuk kepala sekolah ini bertujuan untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam melaksanakan Kegiatan supervisi sehingga dapat mengawasi, membantu dan meningkatkan proses pendidikan disekolah khususnya untuk mapel IPA baik untuk guru ataupun peserta didik. Baik itu dalam segi administrasi, performance maupun penilaian.

Tindak lanjut dari Diklat Supervisi kepala sekolah ini adalah penerapan supervisi yang diselenggarakan oleh satuan yang di manajeriali oleh kepala sekolah dalam rangka mengasesmen sistem pembelajaran yang dilakukan guru dan utamanya ialah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui masukan/tindak lanjut yang diberikan pada guru mapel setelah melalui proses supervisi.

Dampak yang diharapkan melalui pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Supervisi IPA untuk kepala sekolah antara lain:

  1. Kepala sekolah menyeragamkan pemahaman terkait hakikat dan proses pembelajaran IPA.
  2. kepala sekolah mampu melaksanakan supervisi dengan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh saat diklat.
  3. peningkatan proses pembelajaran disekolah setelah guru mapel mendapatkan supervisi dan diberi masukan.
  4. Motivasi dan prestasi belajar peserta didik meningkat, dan mutu pendidikan juga meningkat.

Secara umum Pendidikan dan Pelatihan Supervisi IPA untuk kepala sekolah bertujuan agar para peserta lebih memahami berbagai jenis kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan disekolah masing-masing. Kegiatan yang dimaksud tidak lain adalah kegiatanSupervisi pembelajaran IPA. Beberapa kegiatan yang termasuk dalam kegiatan tersebut adalah kegiatan analisis dokumen, analisis performance guru IPA, dan sistem assessment yang diberikan. Setelah terselenggaranya proses supervisi, diharapkan kualitas pendidikan yang akan makin meningkat. Selanjutnya akan terbentuk profesionalitas guru. Dampak positif yang dirasakan adalah meningkatnya prestasi peserta didik yang berarti meningkatnya mutu pendidikan.