Disiplin Positif
Prinsip yang diterapkan dalam melaksanakan pembiasaan positif selalu mengedepankan dialog dan menghindari hukuman. Selalu melibatkan semua pihak dalam kerangka menemukan solusi terhadap hambatan belajar, sosial dan spiritual santri dengan berpegang pada 5 [lima] prinsip :

  1. Connection before correction. Terlebih dahulu membangun hubungan yang positif antar stakeholder pesantren. Memahami illat / sebab seorang santiri melakukan satu tindakan.
  2. Sikap lembut dan tegas (kind and firm) dalam waktu bersamaan. Pesantren tidak membiarkan sikap lembek memberikan sinyal permisif, tetapi tidak pula sampai sikap tegas berubah jadi sikap kasar yang membuat santri lari.
  3. Istiqomah dengan sikap konsisten dalam waktu yang lama. Menghindari Sikap inkonsisten untuk menjaga kepercayaan dengan evaluasi tiap waktu.
  4. Sistem menunjukkan penghargaan pada perilaku dan kemampuan sosial (social skills) siswa. Jika kita sering menghargai siswa berprestasi akademik.
  5. Melibatkan santri dalam proses pembudayaan positif disiplin. Peratururan pesantren dibuat dengan melibatkan santri dan tidak melupakan peran mereka, menghargai keberadaan dan kemampuan mereka. [Amalee, 2018]

Lingkungan Sehat
Pesantren terus berusaha mengimplementasikan suasana dan budaya yang sehat dengan membenahi system yang unggul diantaranya ;

  • Mengolah dan menyajikan makanan sehat baik yang diolah Tim Dapur Pesantren
    maupun olahan hasil Pra Karya Santriwati bekerjasama dengan RSMB (healthy eating).
  • Melaksanakan Rutin Olah raga dengan seimbang (physical activity).
  • Melakukan Pendidikan dan layanan kesehatan yang bekerjasama dengan M.Kes PWA
    Jabar & Stikes Aisyiyah Bandung (healthy education and treatment).
  • Tersedia Pendidikan mental melalui program BK dan Parenting lainnya (emosional healthy and well being).

Sekolah Ramah
Pesantren terus meminimalisir kasus bully yang terjadi dengan melaksanakan pelatihan pesantren anti bully secara konsisten dan menerapkannya dalam siklus KBM dan pembiasaan Positif sehari-hari.

Aman bencana
Dihadirkan Kesadaran akan Lingkungan sekolah sehat dan aman (safe and healthy environment) dengan mengkaji Fiqih Bencana yang diterbitkan PP Muhammadiyah dan Praktikal simulasi penanganan jika terjadi Bencana bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Manajement Center PWM jabar.

Belajar menyenangkan
Proses KBM terus digalakkan dengan metode pembelajaran yang menyenangkan dengan mencoba menggunakan beberapa metode terbaru dengan penguatan Literasi Digital.

Peminatan dan Projek
Mengakomodasi minat bakat santri dengan mengarahkannya pada projek yang bisa menyelesaikan problema yang ada dalam dirinya dan lingkungan sekitarnya dengan kurikulum projek ciri khas pesantren yang dikolaborasikan dengan pengembangna metode STEM.