Kabupaten Bandung – Kamis (09/05), ‘Aisyiyah Boarding School Bandung menerima kunjungan silaturahmi dari ‘Aisyiyah Boarding School Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Kunjungan dari ‘ABS Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pinrang, Sitti Fatimah Muin, S.Pd., M.Pd dan Kepala SMA ‘Aisyiyah Boarding School Kabupaten Pinrang, St. Rahma, S.Pd., M.Pd yang disambut hangat oleh Wakil Mudir ‘ABS Bandung, Teguh Mulyadi, S.Sy, Koordinator Sarana dan Prasarana, Uci Tarmana, M.Pd, dan beberapa Pembina Santriwati, Nurul Karimah, S.Pd, Rif’ah Laili P, S.Psi, Salsabila Nur Fauziah, S.Pd.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat ‘ABS Bandung yang diisi dengan diskusi dan saling berbagi informasi mengenai penyelenggaraan dan pengelolaan sekolah berbasis pesantren khusus puteri.
Pada pertemuan tersebut, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan menilai ‘ABS Bandung memiliki berbagai program unggulan yang dapat dijadikan inspirasi dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis pesantren khusus puteri. Terlebih beragam ekstrakurikuler yang dapat mewadahi minat dan bakat santriwatinya.
Hal lainnya, aktivitas produktif dari media sosial ‘ABS Bandung, baik Website, Instagram, TikTok, dan Youtube dalam menyajikan konten-konten digital menjadi daya tarik tersendiri.
“Setiap mencoba pencarian di Google Search dengan kategori pesantren puteri, ‘ABS Bandung selalu muncul di urutan teratas,” ungkapnya.
Selanjutnya, ‘ABS Bandung yang menerapkan pembiasaan positif dalam manajemen kepengasuhan santriwati menjadi pembahasan inspiratif dalam pertemuan tersebut.
Wakil Mudir ‘ABS Bandung, Teguh Mulyadi, S.Sy merasa bahagia atas kunjungan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Hal ini menjadi bukti bahwa ‘ABS Bandung sudah dikenal di tataran nasional dan menjadi salah satu pesantren yang dijadikan contoh dalam aspek pengasuhan asrama dan pendidikan formal.
“Kami sebagai pengelola pesantren dan juga penerima amanah dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Barat merasa sangat bahagia bahwa ‘ABS Bandung sudah dikenal pada tataran nasional. Selain itu, di antara pondok pesantren lainnya, ‘ABS Bandung menjadi salah satu pesantren yang dijadikan contoh (studi tiru) dalam aspek pengasuhan asrama dan pendidikan formal. Kendati demikian, kami terus berjuang untuk memberikan layanan yang maksimal agar mampu menjadi pondok pesantren khusus putri yang unggul dan berkemajuan,” pungkas Teguh.
