Al Khawarizmi dan Karya-Karyanya yang Bisa Diteladani

Ditulis oleh: Nurul Fitri Anisa, S.Pd

Tak sedikit yang mengatakan aljabar adalah nadi matematika, karena ia ada dalam setiap penyelesaian matematika. Tidak lengkap rasanya membahas matematika tanpa mengupas aljabar. Aljabar merupakan salah satu konsep matematika yang dirintis oleh ilmuan muslim bernama Al Khawarizmi. Ilmuan yang bernama lengkap Muhammad ibnu Musa Al Khawarizmi adalah seorang ahli matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Ia lahir tahun 780 M di Khwarizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat tahun 850 M di Baghdad.

Al Khawarizmi juga banyak memberikan sumbangsih bagi ilmu pengetahuan terutama matematika melalui buku yang ditulisnya.

Selama hidupnya, Al Khawarizmi lebih banyak berkarir di Baghdad karena ikut orang tuanya pindah ke Selatan Kota Baghdad. Bagi ilmuwan yang banyak menelurkan karya tersebut, Baghdad menjadi tempat bertumbuh dan berkembang melalui Bait Al Hikmah. Bait Al Hikmah merupakan sebuah lembaga penerjemah dan penelitian ilmu pengetahuan di Baghdad.

Dengan bekerjanya penulis Al Tarikh pada lembaga keren tersebut, membuktikan bahwa kemampuan dan kecerdasannya tidak dapat diragukan lagi. Tak cukup hanya berkarir pada lembaga penelitian, Al Khawarizmi juga banyak memberikan sumbangsih bagi ilmu pengetahuan terutama matematika melalui buku yang ditulisnya. Adapun karyanya yang terkenal adalah buku yang mengulas solusi sistematik dari konsep linear dan notasi kuadrat yang berjudul Al Jabar. Buku tersebut menjadi karya yang revolusioner dalam konsep matematika Yunani. Selain itu, ia juga berjasa dalam mengembangkan tabel sinus, cosinus, dan trigonometri.

Atas banyak karyanya ini, intelektual sekaligus ilmuwan cerdas ini disebut sebagai “Bapak Aljabar”.

Lalu, apa saja kitab atau karya lain Al Khawarizmi yang memberi kenang-kenangan pada ilmu dan peradaban manusia? Berikut 7 di antaranya:

  1. Kitab Al Mukhtasar fi Hisaab Al Jabr wal Muqaabalah. Atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing.
  2. Kitab Dixit Algorizmi, yang juga merupakan karya spektakuler yang berisi tentang ilmu aritmetika
  3. Kitab Shuurah Al Ardh atau kitab yang membahas mengenai bentuk bumi yang menjadi dasar ilmu bumi Arab.
  4. Kitab Al Tariikh yang berisi tentang perjalanan kembalinya Khalifah Al Mamun ke Bagdad.
  5. Kitab Al-Amal bi Usthurlab dan Al Usthurlab yaitu kitab membahas yang tentang cara penggunaan dan seni membuat astrolabe.
  6. Kitab Zij Al Sindhind adalah karya yang terdiri atas 37 simbol pada kalkulasi kalender astronomi dan 116 tabel kalenderial, astronomical, dan data astrologial.
  7. Kitab Risalah fi Istikhraj Tarikh Al Yahud atau kitab tentang penanggalan Yahudi.

Kebiasaannya membaca dan menghasilkan buku, pun menumbuhkan sikap ingin tahu yang besar, sehingga Al Khawarizmi tidak mudah puas terhadap sesuatu yang ia dapatkan.

Dari 7 karya Al Khawarizmi itu, kita dapat merenungkan, sekaligus, jika bisa meneladaninya. Pun melalui buku yang ditulisnya, hal itu menunjukan bahwa dunia literasi menjadi bagian dari hidupnya. Kenapa? Karena ia tidak mungkin menghasilkan karya tulis tanpa melewati proses literasi yang panjang. Dan melalui peninggalannya tersebut menjadikan nama Al Khawarizmi abadi, dikenang, dan diteladani oleh umat manusia, terutama para saintis.

Kebiasaannya membaca dan menghasilkan buku, pun menumbuhkan sikap ingin tahu yang besar, sehingga Al Khawarizmi tidak mudah puas terhadap sesuatu yang ia dapatkan. Selain itu, ditambah dengan ketekunan dan sikap kerja keras membuat ia menguasai berbagai bidang keilmuan. Sebagai ilmuwan, yang juga seorang yang bijak, Al Khawarizmi dapat memberikan nasehat dengan filsafat matematika Semoga kita, terutama generasi muda senantiasa meneladani sikap  positif para tokoh, terutama tokoh muslim seperti Al Khawarizmi.

Teruslah belajar, tetap semangat dalam memperdalam pengetahuan apa pun. Jadilah Al Khawarizmi masa depan yang dapat memberi kontribusi positif pada dunia. Jadikanlah mimpimu menjadi kenyataan!

__________

Referensi:
Azizah, H. (2015). Al Khawarizmi: Tokoh Matematika yang Inspiratif. Diakses pada: https://www.kompasiana.com/hadziqoh/5628f49a957a61d20c5c7e92/alkhawarizmi-tokoh-matematika-yang-inspiratif.
Setiawan, H. R. (2015). Kontribusi Al-Khawarizmi Dalam Perkembangan Ilmu Astronomi. Al-Marshad (Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan), 1(1).