Critical Thinking

Bandung, 13 Desember 2018 pukul 19.30-21.00, seluruh santriwati SMP ABS Bandung mengikuti sesi “Caring and Sharing”  dengan tema berpikir Kritis di era milenial. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan membuka cakrawala berpikir warga belajar sehingga ketika mereka menyukai dan mengadopsi satu tontonan tidak hanya mengndalkan perasaan saja.

Kegiatan ini diisi oleh Maryam Nahlah, S.Psi salah seorang pegiat Budaya Milenial. Menurut pemateri yang sedang menempuh pendidikan Magister di Bidang Psikologi ini, hari ini tontonan tidak bisa dibendung dengan akses teknologi dan media informasi yang ada dalam genggaman tiap generasi milenial. Sehingga, yang penting disajikan adalah selain membatasi media infromasi dalam poros tertentu tetapi juga wajib mengedukasi secara simultan dan sustend dalam arti menanam anti virus / Imunitas dampak negatif budaya dalam benak atau cara pandang  tiap generasi milenial dengan cara yang adaftif dengan tingkat perkembangan psikologis mereka. Mengedukasi kemampuan menangkap penomena dengan fakta dan data sebab akibat serta  dibalik satu narasi dibuat.

Salah satu yang dijadikan bahan kajian pada sesi kali ini adalah bahaya adiktif terhadap budaya asing. Diantara beberapa tema yang diangkat adalah penomena kpop dan gaya hidupnya. Harapan dari kegiatan ini warga belajar menjadi tidak asal tiru, terlebih mereka harus mencintai dirinya dan bisa menjadi diri sendiri sesuai potensinya. Bahkan, harapannya bisa menghadirkan narasi budaya baru yang islami di era milenial ini. Generasi milenial sudah saatnya diarahkan bisa memproduksi budaya baru bukan malah menjadi konsumen dari budaya luar tanpa ilmu dan sikap kritis, apalagi menegasikan iman.  Pada akhir sesi pemateri mengutip dan menjelaskan  surat al-hujurot ayat 6 pada seluruh warga belajar tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *