Recycled Fashion Design.

[sumber gambar recyle, https://www.dictio.id]

Bandung, 15 Januari 2019 santriwati mencoba desain baru dengan menggunakan konsep Recycled Fashion Design. Secara harfiah, berarti desain fesyen yang terbuatdari bahan-bahan bekas, atau sampah yang masih dapat dimanfaatkan kembali. Konsep desain ini berkembang dari isu lingkungan yang semakin marak belakangan ini, terutama karena isu sampah yang terus menumpuk dan menjadi masalah berkepanjangan. RFD ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif ide pemanfaatan sampah, atau sebagai media kampanye untuk gaya hidup yang sustainable/berkelanjutan. Konsep desain ini bukan hanya tentang bagaimana memanfaatkan sampah, namun bagaimana seorang desainer membuat sampah tersebut menjadi sesuatu yang memiliki nilai pakai sekaligus nilai estetis.

Melalui keikutsertaan santriwati ABS dalam Aktifitas RFD ini, santriwati diharapkan dapat menjadi pribadi yang kreatif dan peka dengan perkembangan teknologi, informasi dan desain sehingga dapat unggul dalam perannya di masyarakat global, mengingat bahwa perkembangan fashion juga berkembang cukup pesat, termasuk dalam fashion pakaian muslim. Selain itu, santri diharapkan juga peka dengan lingkungan di sekitar, tentang pentingnya hablum minal alam dan bagaimana menjadi pribadi yang menjadi rahmatan lil’alamin melalui sedikit peran mereka dalam pemanfaatan sampah. Di sini santri dapat memahami bahwa sampah tidaklah hanya dianggap sebagai bencana, tapi harus bisa menjadi sesuatu yang membawa keberkahan. [reportase ; Hera Suraya]

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *