Kabupaten Bandung – Peringati Hari Isra Mikraj Nabi Muhammad saw, ‘Aisyiyah Boarding School Bandung gelar tabligh akbar dengan menghadirkan penceramah, Ustaz Dadan Ramadhan, S.Ag. di Masjid Jami Siti Walidah, Jumat (9/2).

Tabligh akbar yang bertemakan “Mewujudkan Santriwati Nu Masagi dengan Meneladani Akhlak Nabi Muhammad saw” tersebut diikuti seluruh staf dan santriwati ‘ABS Bandung.

Peringatan Isra Mikraj dianggap sebagai suatu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam. Isra Mi’raj merupakan perjalanan Rasulullah saw dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang kemudian dilanjutkan hingga ke Sidratul Muntaha dalam satu malam.

Melalui tausiyahnya, Dadan menjelaskan bahwa Isra dan Mikraj adalah dua peristiwa yang berbeda.

“Perjalanan Isra dan Mikraj terdiri dari dua bagian peristiwa yang penting. Pertama, peristiwa Isra dalam QS Al-Isra ayat 1, yaitu perjalanan Muhammad saw di malam hari yang mengagumkan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina yang ditempuh hanya dalam waktu singkat. Kemudian bagian kedua adalah peristiwa Mikraj dalam QS An-Najm ayat 7-18, Mikraj berarti naik, yaitu naik ke langit tertinggi yang disebut Sidratul Muntaha, puncak pencapaian tertinggi yang tidak ada lagi setelahnya,” jelasnya.

“Terjadinya peristiwa Isra Mikraj adalah suatu tanda kebesaran Allah swt dan kepastian yang dialami Nabi dalam perjalanan dakwahnya. Sebagaimana secara jelas dan tegas disebutkan secara eksplisit dalam QS Al-Isra dan An-Najm,” kata Dadan.

Peristiwa tersebut menjadi cikal bakal kewajiban salat lima waktu bagi umat muslim.

“Peristiwa ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah Nabi Muhammad saw mendapat perintah dari Allah swt untuk menunaikan salat lima waktu,” ungkap Dadan dihadapan staf dan santriwati ‘ABS Bandung.

Selain menguraikan sejarah perjalanan Nabi Muhammad saw ketika Isra Mikraj, Dadan pun mengemukakan bahwa melalui momen Isra Mikraj ini dapat menjadikan pribadi unggul dengan meneladani akhlak Nabi.

“Melalui momen ini terdapat beberapa karakter yang dapat menjadikan pribadi unggul, jadi santri nu masagi, yaitu harus memiliki sikap aktif dan dinamis, berpegang teguh terhadap Al-Qur’an dan Sunnah, memiliki kekuatan lahir dan batin, memiliki sikap yang bijaksana, memiliki sikap kasih sayang, kebersihan lahir dan batin, generasi yang bertakwa, berbakti dan mendoakan orang tua, jangan sombong, dan jangan pernah melakukan perbuatan maksiat,” paparnya.

Dadan menegaskan, jika 10 karakter tersebut sudah dimiliki oleh santriwati, maka akan menjadi generasi yang unggul dan mendapatkan keridaan dari Allah swt.

Terakhir, pada momen Isra Mikraj ini, Dadan berpesan kepada seluruh staf dan santriwati ‘ABS Bandung untuk bersama-sama mengevaluasi diri dalam menjalankan ibadah salat kepada Allah swt.

“Mari bersama-sama kita jadikan momentum Isra Mikraj ini menjadi sebuah kesempatan mengevaluasi diri terkait dengan satu ibadah yang istimewa, yaitu salat. Kita jaga salat kita agar menjadi salat yang terbaik, kita jaga salat agar kita menjadi salat yang paling istimewa, setiap kali kita salat, anggap salat tersebut menjadi salat terakhir yang kita persembahkan kepada Allah swt,” pungkasnya.

Koordinator Kurikulum Pesantren ‘ABS Bandung, Darojat saat ditemui mengatakan bahwa kegiatan tabligh akbar memperingati Isra Mikraj ini merupakan salah satu momentum untuk mengingat kembali pentingnya salat lima waktu dan mengulang kembali sejarah perjalanan Nabi Muhammad saw dalam menerima perintah salat dengan segala kebesaran Allah swt.

Ia berharap melalui kegiatan ini agar dapat memperbaiki keyakinan seluruh umat manusia sehingga dapat memperkuat dan mempertebal keimanan umat Islam kepada Allah swt serta menjadi pribadi yang unggul.

“Tausiyah yang disampaikan Ustaz Dadan berkaitan dengan Isra Mikraj ini tentu memberikan dampak baik kepada kita semua, yaitu mempertebal serta memperkuat keimanan umat Islam terhadap kebesaran Allah swt melalui sejarah Nabi Muhammad saw pada momen Isra Mikraj ini,” ucapnya.

“Kita sebagai umat-Nya tentu berusaha untuk menjadi umat yang baik, yaitu menjalankan segala perintah Allah swt. Pada peringatan Isra Mikraj ini semoga kita semuanya dapat meningkatkan kualitas ibadah dan menjadi pribadi yang unggul, jadi santri nu masagi,” harap Darojat.

Leave a Comment